Hukum Meratakan Gigi Bagi Wanita


Wanita memang terlahir dengan fitrah senang dengan merias diri. Apa-apa yang tidak bagus yang tampak pada fisiknya, pasti akan membuat wanita cemas dan khawatir akan mengurangi kecantikannya. Maka dari itu banyak wanita yang sibuk dengan perawatan tubuh, atau belanja banyak kosmetik untuk mempercantik diri dan memperindah tubuhnya.

Sebenarnya hal ini boleh saja apabila dimaksudkan untuk membahagiakan suaminya dan selama tidak melanggar syari’at. Namun apabila perbuatan ini hanya untuk menampakan kecantikan dan bentuk tubuh di luar rumah dan pada orang-orang yang bukan mahramnya ditambah pula pada prosesnya dilakukan dengan cara melanggar syari’at maka hal ini sangat dilarang oleh Islam.

Salah satu hal yang melanggar syari’at itu adalah perbuatan meratakan gigi pada wanita tanpa udzur. Karena memang biasanya hal ini dilakukan oleh para wanita, Perbuatan ini dilarang oleh Islam karena berusaha merubah ciptaan Allah Subahahu wa Ta’ala. Untuk lebih jelasnya mari kita simak sebuah fatwa dari Syaikh Sholih bin Fauzan al-Fauzan di bawah ini.

Syaikh Sholih bin Fauzan pernah ditanya tentang masalah ini: “Bolehkah merapikan gigi atau merapatkannya dari satu bagian kepada bagian yang lainnya agar tidak terpisah?”

Beliau menjawab: Apabila hal itu dibutuhkan, seperti terdapat kerusakan pada gigi yang membutuhkan perbaikan, maka hukumnya tidak mengapa. Adapun jika hal itu tidak dibutuhkan, maka hukumnya tidak boleh, bahkan telah datang larangan meruncingkan gigi serta merenggangkannya untuk bergaya. Terdapat ancaman bagi orang yang melakukannya.

Dalam Shohih Sunan An-Nasa’I dari hadits Abdullah bin Mas’ud berkata:

Rasulullah melaknat orang-orang yang memasang tato, menajamkan giginya, mencabut alis matanya, dan yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. An-Nasa’I 5253, dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam shohih Sunan An-Nasa’i)

Karena yang demikian itu termasuk perbuatan sia-sia dan juga mengubah ciptaan Allah. Adapun apabila untuk pengobatan misalnya, untuk memperbaiki kerusakan atau hal tersebut dibutuhkan, seperti gihi tidak dapat menggigit makanan kecuali harus memperbaiki atau meratakannya, maka hal ini tidak mengapa (Al-Muntaqo min Fatawa Syaikh al- Fauzan no. 484.3/323)

17 thoughts on “Hukum Meratakan Gigi Bagi Wanita

  1. Assalamu’alaikum saya mau nnya
    jka sjak kcil rahangnya gg maju.
    normal” sja. saat usia SD di
    terpngaruh omngn orng yg”awas hati-
    hati klo gigi dpan terllu mju ntu jelek
    loch” akhrny ia kpncing. akhirnya ia
    memaju-mjukn rahang bawahny dngn ldahny.
    nmany jg msh ank” blm mngrt bhw
    mngbah ntu salah. akhrny smpek
    remja. dy sadar rahang giginya yg
    bwah maju. trus dy mau berniat
    mrubhnya. apakah niatnya ni benr
    pak ntuk merubah kmbli?

  2. Assalamu’alaikum pak. mau nanya lg.
    jka sjak kcil rahangnya gg maju.
    normal” sja. saat usia SD di
    terpngaruh omngn orng yg”awas hati-
    hati klo gigi dpan terllu mju ntu jelek
    loch” akhrny ia kpncing. akhirnya ia
    memaju-mjukn rahang bawahny dgn ldahy.
    nmany jg msh ank” blm mngrt bhw
    mngbah ntu salah. akhrny smpek
    remja. dy sadar rahang giginya yg
    bwah maju. trus dy mau berniat
    mrubhnya. apakah niatnya ni benr
    pak ntuk merubah kmbli?

  3. Assalamu’alaikum pak. mau nanya lg.
    jka sjak kcil rahangnya gg maju
    normal” sja. saat usia SD di
    terpngaruh omngn orng yg”awas hati-
    hati klo gigi dpan terllu mju ntu jelek
    loch” akhrny ia kpncing. akhirnya ia
    memaju-mjukn rahang bawahny.
    nmany jg msh ank” blm mngrt bhw
    mngbah ntu salah. akhrny smpek
    remja. dy sadar rahang giginya yg
    bwah maju. trus dy mau berniat
    mrubhnya. apakah niatnya ni benr
    pak ntuk merubah kmbli?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s