Sirwal apa Kolor?


Bismillah.

Setelah saya tahu bahwa  isbal (menurunkan celana / kain di bawah mata kaki) itu dilarang. Maka mulai saat itu saya memotong semua celana saya, mulai dari celana kain bahan, celana kargo bahkan celana denim saya hingga semua bentuknya ngatung dan cingkrang.

Haha..akhirnya saya tidak punya satu pun celana yang melorot hingga di bawah mata kaki, alhasil kalaupun ada celana yang baru saya beli maka saya gak akan memakainya hingga saya memotongnya terlebih dahulu. Dengan modal goceng saja di si abang-abang vermak levi’s saya sudah bisa merubah celana saya menjadi celana super ngatungers..hehe

Tapi biasanya kalau celana bahan atau kargo ngatung itu biasanya saya pakai hanya untuk kuliah atau kondangan saja, selebihnya kalau keseharian saya hanya memakai sirwal saja. Kalau yang belum tahu sirwal itu kaya apa..ini dia penampakannya .

Continue reading

Belajar memaknai hakikat cinta yang sesungguhnya..


cinta..

Disusun oleh : Abu Hanzhalah Abdurrahman Ian

Manusia tercipta dengan sempurna. Ia terlahir dengan jasmani dan ruhaninya. Didalamnya terkumpul dua unsur yang selalu bersandingan, entah itu bersanding dengan satu hal yang sejalan dengannya atau bahkan mungkin bersanding dengan sifat-sifat yang menjadi kebalikannya. Sungguh Maha Besar Allah Subhanahu wa Ta’ala yag telah menciptakan kita dalam bentuk yang sempurna.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Ali ‘Imran: 14)

Asy-Syaikh ‘Abdurrahman As-Sa’di dalam tafsirnya mengatakan: “Allah memberitakan dalam dua ayat ini (Ali ‘Imran: 13-14) tentang keadaan manusia kaitannya dengan masalah lebih mencintai kehidupan dunia daripada akhirat, dan Allah menjelaskan memberitakan bahwa perbedaan yang besar antara dua negeri tersebut. Allah hal-hal tersebut (syahwat, wanita, anak-anak, dsb) dihiaskan kepada manusia sehingga membelalakkan pandangan mereka dan menancapkannya di dalam hati-hati mereka, semuanya berakhir kepada segala bentuk kelezatan jiwa. Sebagian besar condong kepada perhiasan dunia tersebut dan menjadikannya sebagai tujuan terbesar dari cita-cita, cinta dan ilmu mereka. Padahal semua itu adalah perhiasan yang sedikit dan akan hilang dalam waktu yang sangat cepat.”

Diantara bentuk perasaan yang Allah telah ciptakan dan menyatu dalam diri seorang manusia salah satunya adalah perasaan cinta. Cinta yang dimaksud disini masih bermakna fitrawiyah, dimana ada sebuah bentuk perasaan ketika seseorang merasa ingin mengasihi dan menyayangi sesamanya makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala. Itulah makna sederhana nya cinta…. Walaupun terkadang kita juga belum mengetahui apa sebenarnya makna dari cinta itu yang sesungguhnya. Karena untuk mendefinisikan cinta sungguh begitu sulit dijangkau oleh kalimat dan diraba dengan kata-kata.

Continue reading

Apakah Indonesia Negara Kafir?


Indonesia…

Adalah sebuah negara besar yang memiliki jumlah penduduk muslim paling banyak di dunia dibandingkan dengan negara-negara lain yang ada di dunia. Dan saya bersyukur dilahirkan di sebuah negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah.

Mengapa bersyukur? alasannya adalah karena saya dilahirkan sebagai seorang muslim di sebuah Negara Islam yang mayoritas penduduknya beragama islam. Saya suka membayangkan bagaimana kalau saya ditaqdirkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala lahir dan tinggal disebuah negara kafir (Darul Kufur) oleh orang tua yang bukan muslim? Masya Allah mungkin saya sampai saat ini kalau gak dikasi hidayah, masih menjadi seorang yang kafir dan melakukan amalan-amalan kufur layaknya Nashrani, Yahudi, atau Majusi! Na’udzubillahi min dzalika. Saya berlindung dari semua bentuk kekufuran kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Lalu, adakah orang-orang yang  selalu tidak bersyukur telah ditaqdirkan oleh Alloh hidup di negara Indonesia ditengah-tengah kaum muslimin? Saya suka memperhatikan, sepertinya banyak orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat hidup di negara Indonesia yang merdeka dan penuh kebebasan untuk  selalu menyampaikan aspirasi dan apresiasinya. Lihatlah demonstrasi atau  unjuk rasa yang ada di televisi yang  terjadi di berbagai kota di indonesia? Masya Allah. Gejala apakah itu semua? Itu semua berujung kepada ketidak puasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Indonesia baik itu pemerintah daerah, pemerintah kota, bahkan sampai tingkat pemerintah pusat. Tapi tidak hanya itu saja, pintu bahaya akan semakin terbuka lebar ketika reaksi-reaksi keras terhadap pemerintah ini sudah didasari sikap kebencian dan penebaran benih-benih “pengkafiran/TAKFIR” kepada pemerintah.

Continue reading