Yasin apa Al Kahfi?


Bismillah

Dulu..waktu saya kecil, saya kan suka diajarin mengaji tiap habis maghrib. Tapi g tahu kenapa pas malam jum’at koq ya orang orang pada baca Surat Yasin yah. Hmm sebenarnya kenapa harus dikhususkan malam jum’at itu baca surat yasin? Kan Surat di Al Quran itu banyak.

Emang ada sih hadits yang bunyinya seperti ini :

إن لكل شيء قلبا, وإن قلب القرآن (يس) , من قرأها فكأنما قرأ القرآن عشر مرات

“Sesungguhnya segala sesuatu memiliki hati, sedang hatinya Al-Qur’an adalah Surat Yasin. Barang siapa yang membacanya, maka seakan-akan ia telah membaca Al-Qua’an sebanyak 10 kali”. [HR. At-Tirmidziy dalam As-Sunan (4/46), dan Ad-Darimiy dalam Sunan-nya (2/456)]

Tapi Hadits ini adalah hadits maudhu’ (palsu), karena dalam sanadnya terdapat dua rawi hadits yang tertuduh dusta, yaitu: Harun Abu Muhammad, dan Muqotil bin Sulaiman. Karenanya, Ahli Hadits zaman ini, yaitu Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albaniy -rahimahullah- menggolongkannya sebagai hadits palsu dalam kitabnya As-Silsilah Adh-Dho’ifah (no.169).

Ini saya gak ngelarang untuk baca surat yasin loh..Kan semua surat dalam al quran itu bagus. Tapi apabila suatu ibadah yang tidak ada keterangannya di dalam al quran dan hadits dijadikan sebuah ritual yang seakan ada perintahnya semisal mengkhususkan membaca surat Yasin di malam jum’at, maka nanti malah jatuhnya ke dalam perkara bid’ah loh.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-Hujurat: 1)

“Barangsiapa yang membuat-buat sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kami yang bukan berasal daripadanya, maka semua itu tertolak.” (Shahih, HR. Al-Bukhari dan Muslim dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha)

Nah lalu apa dong yang disunnahkan di baca sewaktu malam jum’at itu? Ada..yaitu Surat Al Kahfi. Ini dia haditsnya

Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ مَا بَيْنَ الجُمْعَتَيْنِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam jumat maka dia akan diterangi oleh cahaya antara jumat itu hingga jumat depannya.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi dalam Syuabul Iman, serta dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6470)

Bagaimana? lebih milih yang disunnahkan atau yang enggak disunnahkan? Pembaca tentu sudah bisa menentukan dari keterangan yang saya cantumkan.

Wallahua’lam…

Terima kasih dan Salam

Sumber hadits dari sini dan sini

Sujud atau Enggak?


Bismillah

Tadi saya sholat Maghrib dan Isya berjama’ah di Masjid Al Furqon yang biasa saya sholat berjama’ah disana. Dan ketika di raka’at pertama sang imam entah baca surat apa karena kurang jelas setelah baca surat Al Fatihah itu ( Imamnya bapak bapak yang sudah tua ) tiba tiba di pertengahan surat ia sujud tanpa rukuk. Saya yakin semua jama’ah kaget tapi semua ikutan sujud deh, kalau saya sih tahu pasti ini sujud tilawah cuma saya kurang begitu hapal imam ini baca surat apa karena saya berada di shaft pertama paling pinggir.

إِنَّمَا جُعِلَ الإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا

Sesungguhnya imam itu untuk diikuti. Jika imam bertakbir, maka bertakbirlah. Jika imam sujud, maka bersujudlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setelah itu imam bangkit lagi dan meneruskan bacaannya, rakaat selanjutnya  sih normal. 😀 dan yang menjadi masalah adalah kadang jema’ah ini suka bingung dan bertanya tanya apalagi yang awam, koq imam langsung sujud gitu. Itu sujud apa yah? Yang ada malah jadi gak konsen deh sholatnya. Apalagi imam setelah sholat gak ngasi penjelasan tentang sholatnya barusan.

Continue reading

Berkurang


Terbangun lagi dari tidur. Ya Alloh hari apa ini? Jam berapa sekarang? Alhamdulillah ternyata masih di dunia. Setiap hari ketika kita terbangun maka sesungguhnya kita semakin mendekati masa kematian kita. Tapi kita bukannya semakin sadar, tapi malah semakin jauh dan jauh dari kesadaran. Yang ada malah semakin banyak bermaksiat, semakin banyak menumpuk dosa dan lupa akan garis finish kita di ujung sana. Entah di hari apa, entah jam berapa. Hingga stopwatch itu berhenti dan menghentikan semua yang berjalan di tubuh kita. Ya Alloh ternyata jatah hidup kita semakin berkurang..akankah kita bisa menjadi pemenang dan menerima hadiah surga atau akankah kita menjadi yang terakhir dan pulang dengan tangan hampa?

Ya Alloh saya tidak mengerti akan diri saya ini…Ampuni saya..

Maka Nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? Q.S. Ar Rahman : 13