Tipe Gadis Yang Tidak Diminati Pemuda


Bismillah

Hehe..ada yang protes kenapa katanya blog saya ini masih saja disusupi kontent bermuatan keduniawian semacam kegiatan workshop saya😀. Tidak lain dan tidak bukan karena saya lagi agak tersibukkan jadinya saya belum bisa update 2 blog. Makanya saya update disini karena kebanyakan yang berkunjung adalah teman-teman narablog yang di wordpress.

Sebenarnya saya mau update tentang workshop saya lagi tapi gak jadi karena filenya ada di laptop. Emm ini hanya mengisi kekosongan saya saja hehe. Jadi saya akan menyalin sebuah artikel yang saya ambil dari email seseorang. Judulnya agak-agak mendiskriminasikan wanita yah, tapi ini hanya untuk menambah khazanah wawasan kita aja hehe. Maaf kalau Repost ^^

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul: “Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus” menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:


Pertama: Gadis Pencemburu

Pencemburu adalah sifat pertama kali yang dihindari oleh para pemuda dari calon istri-istri mereka. Cemburu disini bermakna keraguan. Para pemuda itu menuntut adanya sebagian sifat cemburu yang memperkuat ikatan cinta, akan tetapi mereka menolak ketidak percayaan (keraguan) yang menimbulkan petaka dalam kehidupan rumah tangga. Mereka menginginkan kepercayaan dari para istri mereka, dan tidak suka jika mereka menceritakan atau mengungkap setiap langkah yang dilaluinya.

Kedua: Gadis Egois, sok menjadi ratu

Adapun gadis yang kedua adalah gadis yang egois, ingin berkuasa, menginginkan dari suaminya segenap kecintaan, ketundukan, dan kepasrahan hanya kepadanya saja. Dia akan marah jika melihat suaminya lebih mementingkan orang lain atau mencintai selain dirinya. Seperti cemburu kepada kerabat suami, atau teman-temannya. Perbuatan ini kadang menimbulkan banyak permasalahan. Dengan sikap seperti itu, dia telah mempersempit kepribadian suami, dan menyebabkan timbulnya permasalahan dengan kerabatnya. Dengan sikap seperti itu, dia telah menjadikan suami benci dengan kehidupan rumah tangganya. Sikap yang demikian tidak termasuk cinta, tetapi ambisi kepemilikan dan penguasaan. Maka wajib bagi gadis ini untuk menyadari bahwa mereka adalah kerabat suami, yang tidak mungkin ia bebas lepas dari mereka, begitu pula sebaliknya mereka tidak mungkin bebas lepas darinya.

Ketiga: Gadis Durhaka

Yaitu istri yang tidak ridha dengan kehidupannya. Dia senantiasa membangkang pada suami dan menggerutu tentang segala sesuatu. Dia tidak bersikap qonaah (menerima apa adanya), senantiasa menginginkan tambahan dan lebih. Dengan sikap seperti ini, dia telah menekan suami hingga mau memenuhi keinginannya. Dia tidak peduli darimana sang suami bisa memenuhi berbagai tuntutan itu, dan bagaimana ia bisa mendapatkan harta tersebut. Dia adalah jenis istri perusak. Dia hanya mencari untuk diri dan kebahagiannya sendiri, terutama harta, bukan cinta. Dia tidak menjaga suami atau rumahnya. Biasanya keadaan yang seperti ini berakhir dengan perceraian.

Keempat: Gadis yang cuek dan masa bodoh

Gadis ini tidak layak disebut sebagai seorang istri. Dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada suami, tidak juga pada rumahnya. Tidak berusaha memenuhi kebutuhan suami atau permintaannya. Di sini sang suami merasa bahwa si istri tidak mencintainya, atau tidak menganggapnya. Kadang yang demikian membuat sang suami bersikap kasar kepada istri sebagai usaha untuk meluruskannya. Akan tetapi jika sang istri memiliki sifat seperti ini, maka akan sulit merubahnya. Hal ini menjadikan sang suami tidak menaruh perhatian terhadap istri, tidak mesra dengannya dalam segala hal, dan bisa menyebabkan perpisahan. Maka mulai sekarang seharusnya istri mulai memberikan perhatian terhadap suami.

Kelima: Gadis yang Kekanak-kanakkan

Yaitu gadis yang senantiasa tergantung pada ibunya, dan terus terikat dengannya, bersandar kepadanya dalam segala hal. Dia bertindak dengan malu, tidak mampu mengemban tanggung jawab. Kebanyakan ibunyalah yang memberikan keputusan dan berkuasa pada seluruh urusan rumah. Maka sang putripun bersandar kepadanya dalam segala hal seperti apa yang dia kerjakan saat masih kanak-kanak. Dengan sifat seperti itu, dia tidak layak menjadi seorang ibu bagi putra-putranya, dikarenakan putra-putranya akan menjadi pribadi-pribadi yang terputus, tidak utuh. Adapun sang suami, maka ia merasa seolah-olah telah menikahi ibu mertuanya, karena dialah yang mengatur segala keperluannya. Maka wajib bagi para gadis untuk belajar memikul tanggung jawab dan berbuat secara dewasa.

Keenam: Gadis yang meninggalkan Tugas Rumah Tangga

Kebanyakan gadis seperti ini adalah gadis yang bekerja (wanita karir). Akan tetapi, ada perbedaan antara istri yang bekerja dan istri yang pergi meninggalkan tanggung jawab rumah. Artinya ada banyak istri yang bekerja, tetapi mereka dapat melakukan segenap pekerjaan rumah tangga dan memberikan perhatian terhadap berbagai keperluan suami dan anak-anak mereka. Pekerjaan mereka tidak membuat mereka durhaka terhadap keluarga. Maka istri harus menyeimbangkan antara pekerjaan dengan suami dan anak-anaknya. Janganlah pekerjaan membuat keluarga terhalangi dari perhatian dan kasih sayangnya. Sehingga sang suami merasa kehilangan kemesraan, akhirnya timbullah permasalahan diantara mereka.

Ketujuh: Gadis yang Lemah

Yaitu seorang gadis yang terbiasa pasrah terhadap keadaan di sekitarnya, apakah terhadap keluarga atau teman-temannya. Dia sangat lemah untuk bisa mengambil keputusan dengan dirinya sendiri, tidak berusaha mengadakan musyawarah atau menampakkan pendapat apapun. Kepribadian yang lemah, penurut, dan tidak terbiasa memikul tanggung jawab. Kebanyakan penyebabnya adalah keluarga, yaitu dengan sikap keras sang ayah, dan diamnya ibu. Maka sang suamipun kehilangan teman yang bisa memberikan nasihat, atau masukan-masukan dalam berbagai urusannya.

Kedelapan: Gadis yang membuat was was

Yaitu gadis yang menggambarkan suaminya dengan gambaran yang terburuk. Sebagai contoh, jika suami terkena penyakit mulas, maka sang istri membesar-besarkannya serta meyakininya bahwa sang suami menderita usus buntu. Jika panas sang suami meningkat dia berkata bahwa dia telah terkena demam. Jika sang suami terlambat, dia berkeyakinan telah terjadi kecelakaan atau terkena sesuatu yang tidak disukai. Istri semacam ini akan mendorong suami untuk selalu was-was dan berkhayal macam-macam serta selalu khawatir.

Kesembilan: Gadis yang Sok Sempurna

Yaitu gadis yang berambisi untuk mengerjakan sesuatu dengan benar, dan terlalu berlebih-lebihan di dalamnya sehingga sang suami dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya terkadang merasa jengkel. Sifat seperti itu membuatnya fanatik buta dalam kehidupan rumah tangga. Dia menginginkan kesempurnaan dalam segala hal. Jika pergi salah seorang teman maka harus membawa hadiah berharga dan mahal dibungkus dengan bungkus yang mewah dan seterusnya. Sifat seperti ini dimungkinkan akan membuat suami melakukan respon yang mungkin bisa menjadi seorang laki-laki yang keras dan menolak apa saja yang dilakukan istri, sekalipun perbuatan itu untuk kepentingannya, dan dia tidak lagi mementingkan keridhaan istrinya

Sekarang, carilah untuk dirimu sendiri wahai saudariku, sifat manakah dari kesembilan sifat tersebut yang kamu miliki? Kemudian bersihkanlah dari dirimu agar kehidupan rumah tanggamu selamat dan bahagia.

(Zuhair Qarami. Majalah Qiblati).

74 thoughts on “Tipe Gadis Yang Tidak Diminati Pemuda

  1. dulu sebelum menikah saya sedikit kekanak-kanakan karena memang usia masih muda🙂, tapi bukan karena tergantung sama ibu (sudah ditinggal sejak belum selesai smu). tapi karena anak perempuan satu-satunya jadi orangtua agak memanjakan. alhamdulillah meski agak dimanjakan tapi saya mampu mengerjakan tugas2 seorang perempuan apalagi sebagai ibu rumah tangga. seiring berjalannya waktu dan berkat kesabaran suami membimbing, sifat kekanak2an itu pun perlahan hilang. tapi ada satu kang, yang pencemburu itu lho, saya mengakui tapi itu karena ingin memperkuat ikatan cinta saja. jadi wajar kan??? ^_^

    • alhamdulillah jadi share ni mbak🙂
      cemburu dalam batas wajar g papa mbak ^^ asal jangan cemburu buta nanti nabrak deh xixi ^^
      makasih y mbak atas kunjungannya selalu🙂

  2. wah sembilan poin ya kang..
    tp apa pasti semua wanita dapat terlepas dari yang smbilan itu..?? sepertinya pasti ada deh.. walau itu hanya satu..

    salam hangat dari
    KaMay🙂

  3. Kalau yang poin ke-enam keknya emang gak ada tawar menawar😀

    Oia kang, permintaan logo tempo hari gak usah yah Kang, saya mau belajar sendiri buat logo/banner.. biar nanti bisa juga😀

  4. Kaaang…

    Saya susaaaah banget bangun pagii, kalo ga di gedor pintunya ga bangun… alarm pun tak kuasa bangunin sayaa..

    Masuk kriteria juga ga Kang? hiks…😦

    Tapi urusan bebenah rumah sih saya mantap laah.. hehehe..
    *membela diri*
    😀

  5. sekarang diperlukan seorang suami yang mampu meminimalisi sifat-sifat jelek seorang wanita. Semoga ada banyak para pria yang mempunyai kemapuan untuk itu, bukan hanya sekedar memanjakan, tapi juga membantu sorang istri berproses menuju arah yang lebih baik.

  6. pak comblangnya kumat ne ceritanya.. Hehehe. Maaf beberapa hari tdk ksini. Ada gangguan dengan gadget saya. Harap maklum ya kang, hohoho

  7. hmm…. kalo menurut ana semua sifat dasar itu dimiliki kaum hawa. nah yang kadar yang berlebihanlah yang akan menjungkalkan ke-hawa-annya. misalnya pencemburu: itu harus dimiliki, sama seperti yang kang ian koment kan ‘boleh’ tapi tidak berlebihan…
    what ever lah…
    jadi kaum hawa
    mesti banyak meneladani sahabiyah…..
    menemukan letak2 kemuliaan seorang perempuan..

  8. wah…bahasannya keren juga….hehe
    mas jadi teman di blog saya dunk…saya lagi ga punya teman ne…

  9. naudzubillahimindzalik..
    semoga indah bisa senantiasa terhindar dari sifat2 yang tidak disukai itu..🙂

    ehmm.. tapi… harus kita sadari bersama bahwa semua orang pasti punya kekurangan dan kelebihan masing2.. ehmm.. alangkah baiknya.. kalau para akang dan mas mas ketmu gadis dengan kesembilan ciri di atas.. janganlah dijauhi begitu saja… tapi diajak untuk menjadi lebih baik..

    begitu?bagaimana?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s