Orang Islam tidak perlu syahadat?


Tanya:
assalamua’alaikum….
asatidzah yang saya hormati..
ada sedikit kebingungan yang saya temui.. apakah jika orang keluar dari islam atau bisa juga yang non muslim kemudian ingin masuk islam kembali.. apakah harus mengucapkan 2 kalimat syahadat khusus?? bukankah didalam sholat sudah ada 2 kalimat syahadat?? dan untuk yang muslim bukankah tidak pernah mengucapkan 2 kalimat syahadat secara khusus.. bagaimana ketentuan ini.. klo ada dalil mohon disertakan dalilnya..
syukron katsiron.. jajakallahu khoeron katsiro.
kangmas” mazhari@kemenanganjaya.com

Jawab:
Ia, setiap orang kafir -baik kafir asli maupun kafir murtad- yang ingin masuk Islam maka dia wajib untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Berdasarkan keumuman hadits Ibnu Umar, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّ الْإِسْلَامِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ
“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi; tidak ada ilah kecuali Allah dan bahwa sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka lakukan yang demikian maka mereka telah memelihara darah dan harta mereka dariku kecuali dengan haq Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dan sudah dimaklumi bahwa sebelum dia mengerjakan shalat maka dia harus masuk Islam dulu, karena jika tidak maka walaupun dia shalat maka shalatnya tidak syah.
Adapun anak yang asalnya memang sudah muslim -karena sudah keturunan (orang tuanya muslim) misalnya-, maka ketika dia balig tidak perlu bagi dia untuk mengucapkan syahadatain. Hal itu karena fitrahnya adalah Islam dan fitrahnya itu tidak mengalami perubahan karena kedua orang tuanya muslim.
Imam Ibnu Syihab Az-Zuhri berkata, “Setiap anak yang wafat wajib dishalatkan sekalipun anak hasil zina karena dia dilahirkan dalam keadaan fithrah Islam, jika kedua orangnya mengaku beragama Islam atau hanya bapaknya yang mengaku beragama Islam meskipun ibunya tidak beragama Islam selama anak itu ketika dilahirkan mengeluarkan suara (menangis) dan tidak dishalatkan bila ketika dilahirkan anak itu tidak sempat mengeluarkan suara (menangis) karena dianggap keguguran sebelum sempurna, berdasarkan perkataan Abu Hurairah radliallahu ‘anhu yang menceritakan bahwa Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:
مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلَّا يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“Tidak ada seorang anakpun yang terlahir kecuali dia dilahirkan dalam keadaan fithrah. Maka kemudian kedua orang tuanyalah yang akan menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi.” (HR. Al-Bukhari no. 1270)

sumber: http://al-atsariyyah.com/jawaban-pertanyaan/kenapa-orang-islam-tidak-perlu-syahadat.html

12 thoughts on “Orang Islam tidak perlu syahadat?

  1. Keren bang isi tulisan ini, sebagai kritisi terhadap pemikiran kita yang dangkal, yang kadang juga seringkalo menyepelekan arti komitmen syahadat di jiwa kita….judulnya juga bagus tu, rada pravokatid….like this

  2. Assalaamu’alaikum Kang Ian
    Maafi saya, baru kini berkesempatan singgah ke blog Kang Ian. ternyata ini adalah kunjungan perdana saya. terima kasih atas kunjungan Kang Ian ke blog saya. salam kenal dulu.

    Senang dapat menyapa dan menerima ilmu bermanfaat yang disaji untuk santapan rohani bagi menambah ilmu dan keimnan kita kepada Allah swt.

    Persoalan yang sangat menarik tentang perlu atau tidak perlu orang Islam itu bersyahadah sedangkan setiap kali solat sudah dibaca kalimah syahadah berulang kali. itulah ulangan sebagai menyuci jiwa dan memperbaharui keimanannya yang mungkin luntur atau tersasar sepanjang hari kehidupannya.

    beruntunglah muslim mukmin yang taat mendirikan solatnya.
    Salam mesra selalu dari saya di sarikei, Sarawak.😀

  3. Assalamu’alaikum,

    Setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan fitrah walaupun hasil zinah, tapi kita sering memperlakukan anak itu dengan sebutan anak haram atau anak jadah. Seolah dia yang salah , padahal yang salah orangtuanya.

    Menarik sekali tulisannya Kang.
    Nuhun.
    Salam.

  4. bayi yang dilahirkan jika orang tuanya musyrik,bukan kan syahadat itu RUKUN ISLAM??dalam kitab pun banyak disebutkan ketika seseorang bersyahadat harus terpenuhi syarat dan rukun syahadat itu (fathulmajid) ,,dan didalam kitab dasuki umul barohin bagi mu min keturunan wajib membaca syahadat sekali seumur hidup untuk melaksankan kewajiban memasuki islam..dan perintah Alloh ta’ala dalam qs 2 ayat 208 diantara kewajiban orang beriman adalah masuk kedalam islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s