Warisan Bagi Istri Yang Dicerai


Pertanyaan:

“Apakah wanita yang telah diceraikan oleh suaminya yang kemudian meninggal tiba-tiba setelah menceraikannya mendapat bagian warisan, sementara ia masih dalam masa iddah, atau setelah habis masa ‘iddah?”
Jawaban:
Wanita yang ditalak, jika suaminya meninggal ketika masih dalam massa iddah, ada dua kemungkinan, yaitu talak raj’i (yang bisa dirujuk) dan bukan raj’i (tidak bisa dirujuk).
Jika itu talak raj’i maka statusnya masih sebagai istri sehingga iddahnya berubah dari iddah talak ke iddah wafat (iddah karena ditinggal mati suami). Talak raj’i yang terjadi setelah campur tanpa iwadh (pengganti talak), baik talak pertama maupun talak yang kedua kali, jika suaminya meninggal, maka si wanita berhak mewarisinya, berdasarkan firman Allah;

Hukum Istri Berpuasa Sunnah Ketika Suami Di Rumah


Kewajiban seorang istri adalah ta’at kepada setiap perintah suami dalam perkara-perkara yang baik dan tidak boleh melakukan sesuatu hal tapa izin suaminya, kecuali dalam melakukan suatu ibadah yang wajib baginya. Karena adanya kewajiban tersebutlah, maka ketika istri akan melakukan ibadah puasa sunnah, entah itu puasa senin-kamis, puasa tiga hari dalam pertengahan bulan, dan puasa sunnah lainnya kecuali puasa wajib pada bulan Ramadhan. Istri hendaklah meminta izin kepada suaminya, apalagi ketika suami sedang berada di rumah.

Hal ini dikarenakan melayani suami adalah perkara wajib yang keberadaannya dibawah puasa sunnah yang tidak mengapa apabila seseorang tidak melakukannya karena ada udzur syar’i, apalagi karena ada perkara yang lebih wajib dan utama selain perkara sunnah tersebut.

Continue reading

Hipnotis, sihir atau bukan?


Telah sering kita saksikan di layar televisi, acara-acara reality show yang di dalamnya mengandung berbagai macam unsur magis dan sihir. Namun ada satu bentuk sihir yang sering terluput bagi kebanyakan orang dan telah menjadi sebuah bentuk kriminalitas yang berunsur magis. Sihir ini bernama Hipnotis.

Menurut Fatawa Lajnah Da’imah KSA ketika ditanya tentang beberapa masalah, yang satu diantaranya tentang hipnotis. Jawaban mereka adalah sebagai berikut:

Hipnotis merupakan salah satu jenis perdukunan (sihir) yang mempergunakan bantuan jin sehingga si pelaku dapat menguasai korban. Jin akan berbicara melalui lisan korban dan memberinya kemampuan untuk melakukan beberapa hal setelah ia menguasai korban. Ini jika jin percaya kepada pelaku hipnotis. Kepatuhan jin ini merupakan imbalan bagi para penghipnotis yang telah mempersembahkan sesuatu kepada jin tersebut.

Continue reading