Shaum Ramadhan dan Pernak-Perniknya


Bismillah

Bukannya latah karena menjelang Rhamadan terus Blognya jadi kebawa suasana Rhamadan, tapi saya cuma ingin share aja disini siapa tahu artikel-artikel tentang Rhamadannya agak-agak berbeda gitu😀. Kalau mau tahu cerita-cerita saya yang gahool mah tengok aja di Personal Blog Kang Ian.

Buka-buka email dapet kiriman dari seorang teman yang isinya artikel tentang puasa atau shaum gitu.Ini tentang Pengaturan makan saat Shaum. Hehe gak ada hubungannya sama Artikel Keagamaan ya. Oke dah biar sedikit keren saya kasih ayat tentang Shaum😀

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ أَيَّامًا مَعْدُوْدَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيْضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهُ فِدْيَةُ طَعَامٌ مِسْكِيْنٌ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تـَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ َتــعْلَمُوْنَ شَهْرُ مَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتِ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمْ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كاَنَ مَرِيْضًا أَوْ علَىَ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَياَّمٍ أُخَرَ يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتــكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوْا اللهَ علَىَ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman diwajbkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) : memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil). Karena itu, barang siapa diantara kalian hadir (dinegeri tempat tinggalnya) dibulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. (Al Baqarah : 183 – 185)

Nah Ini dia artikelnya. Sebenarnya lebih tepat dibilang sebagai Tips gitu ^^Semoga bermanfaat ya..

Makanlah secara teratur untuk buka puasa dan sahur dengan menu seimbang. Maksudnya adalah komposisi makanan yang terdiri dari karbohidrat 50-60 persen, protein 10-20 persen, lemak 20-25 persen, cukup vitamin dan mineral dari sayur dan buah.

Selain itu, cukup serat dari sayuran untuk memperlancar buang air besar. Cukup cairan, dengan minum kurang lebih 7-8 gelas sehari. Terdiri dari 3 gelas waktu sahur dan 5 gelas dari buka sampai sebelum tidur. Minum air tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.

Pembagian proporsi makan adalah 50 persen saat berbuka, 10 persen setelah sholat tarawih, 40 persen pada waktu sahur. Menu yang dipilih yaitu pada waktu buka terdiri dari makanan mengandung karbohidrat yang mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah pembuka, seperti kolak pisang atau kurma. Sebaiknya tidak langsung berbuka dengan makanan yang sulit diubah menjadi energi, seperti nasi. Biarkan perut beristirahat sekitar 1 jam setelah makan yang manis. Semua itu agar kadar gula darah dan cairan tubuh kembali ke posisi normal.

Setelah shalat magrib dapat dilanjutkan dengan makanan pelengkap yang terdiri dari nasi atau pengganti nasi dan lauk, seperti ayam, ikan, daging, tahu, atau tempe, juga sayuran dan buah. Seusai tarawih dapat makan camilan berupa roti atau buah. Makan sahur harus dipentingkan karena sahur yang baik membuat puasa tidak terasa berat. Hidangan sahur seperti waktu buka, namun porsinya lebih kecil. Dianjurkan makan dengan kadar protein tinggi, agar meninggalkan lambung lebih lama. Selain itu, pencernaan dan penyerapan juga lebih lama dibanding makanan yang kadar karbohidratnya tinggi, sehingga tidak cepat terasa lapar.

Ada beberapa kiat untuk mengatasi “beratnya” puasa.
Usahakan makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum imsak. Energi yang dihasilkan oleh makanan yang ditelan saat sahur masih memberikan dampaknya sampai tengah hari. Sedangkan untuk menyiasati nafsu makan yang cenderung minus akibat mata masih mengantuk adalah dengan menghidangkan menu makanan yang agak semarak. Setidaknya makanan yang disajikan lebih menarik dibandingkan dengan makanan yang disajikan saat berbuka.

Asumsinya, kalau saat berbuka orang tidak mempersoalkan makanan lagi. Cuma jangan makan berlebihan saat sahur karena akan menyebabkan melonjaknya kadar gula dalam darah serta merangsang keluarnya hormon insulin secara berlebihan. Saat makan sahur dapat ditambahkan segelas susu terutama untuk anak-anak dan remaja. Suplemen multivitamin dan mineral boleh dikonsumsi pada waktu sahur agar meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Tak disadari begitu banyak manfaat dari puasa bagi kesehatan. Inilah salah satu hikmah terbesar puasa Ramadan. Tak hanya sekadar ikut merasakan hal yang biasa dialami kaum dhuafa, namun memupuk rasa syukur atas nikmatnya bagi kesehatan di balik rasa lapar dan dahaga.

Oleh Tommy Dharmawan
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Leiden Universiteit Medisch Centruum
Suara Pembaruan

25 thoughts on “Shaum Ramadhan dan Pernak-Perniknya

  1. Saya pernah baca sebuah artikel di majalah, bahwa buka puasa yang manis2 malah bisa menaikan kadar gula darah. Kurma tidak sama dengan ‘yang manis2’ itu, karena kurma mengandung glukosa yang sedikit meski manis. beda jika kita konsumsi kolak atau malah es buah saat buka.
    CMIIW ya kang….

  2. terima kasih buat artikelnya…

    soalnya klw udah masuk bulan puasa ntah apa2 sajolah yg di beli buat buka puasa, sampai2 mubazir😛

    selamat ramadhan ya kang ian… maafin ane klw ada kata2 salah selama mengkoment😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s