Terorisme, Sebuah Kejahatan atas nama agama..


Mendengar nama teror. Tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita. apalagi bagi ibu-ibu..hah? saya becanda. Itu namanya telor. Teror jelas beda dengan Telor. Hehe Kalo saya telusuri..teror itu berasal dari bahasa latin yaitu terrere: yang kurang lebih berarti membuat gemetar atau menggetarkan. Tentu saja, kengerian di hati, pikiran, dan fisik para korbannya (Masdiana, 2001). Jadi teror adalah tindakan yang menggetarkan, menimbulkan kengerian dan menimbulkan kecemasan di hati rakyat.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Balai Pustaka, edisi ketiga) menyebutkan pengertian teror sebagai upaya menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau golongan. Oke..saya cuman mau ngasih tau kalo misal teman-teman pada blom tahu apa itu arti teror. Jadi jangan samakan dengan telor lagi. Karena jelas banget kalo telor itu banyak disukai dibandingkan dengan teror..Walaupun harganya selalui naik turun sesuai dengan mood ayam. Hehe😀

Dan sejenak kita pun jadi teringat peristiwa pengeboman di 2 hotel di jakarta, tanggal 17 Juli 2009 kemarin. Saya waktu itu gak ngeh kalo hari jum’at pagi yang indah itu di jakarta, tepatnya daerah kuningan, udah terjadi aksi pengeboman yang menewaskan 9 orang dan 53 orang lainnya luka-luka ( Katanya di Berita ), soalnya saya baru ngecek berita di sore harinya setelah khutbah jum’at siang itu membahas masalah pengeboman. Dan benar saja udah terjadi aksi pengeboman lagi yang kedua kalinya atas hotel JW Marriot dan Ritz Charlton. Belum lagi sekarang-sekarang ini udah banyak sekali kekacauan akibat teror ini yang terjadi di beberapa kota di indonesia.

Dan..yang lebih mengejutkan lagi. Ternyata..di indonesia, bukan hanya sekali aksi pengeboman ini terjadi. Masih inget juga kan tanggal 12 Oktober 2002, Ledakan di Bali yang menewaskan 202 orang, sebagian besar wisatawan asing, dan 88 orang yang asalnya dari Australia itu. Hingga saat ini, peristiwa itu masih menjadi catatan merah yang menjadikan image bangsa ini sedikit tercoreng dengan ulah para pengecut yang sok berani itu. ( Baca : Teroris ) itu hanya satu atau dua saja contoh bagaimana aksi pengeboman telah memporakporandakan negara indonesia yang tercinta ini. Tercatat ada puluhan kasus aksi teroris di indonesia atau bahkan ratusan? yang menjadikan bangsa ini dicap sebagai negara sarang teroris. Benarkah??

Saya  kadang sering bertanya-tanya..?? Sebenarnya ada apakah ini??

Dan apa sebenarnya motiv dibalik semua kejadian yang telah menggemparkan warga dunia ini? Karena tentunya bukan hanya di indonesia saja kasus terorisme ini mencuat, beberapa tahun lalu sebuah gedung tinggi di Amerika telah hancur akibat Aksi Terorisme. Khususnya ditabrak dengan pesawat yang telah dibajak. Dan isu terorisme tidak hanya berbentuk pengeboman saja, terorisme bisa terjadi dalam bentuk-bentuk yang lainnya yang pada intinya berusaha ingin merusak ketenangan dan kenyamanan masyarakat dengan aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab.

Dan pengecut kalo saya bilang. Karena para teroris ini hanya berani beraksi di balik panggung, setelah melakukan aksinya mereka kabur dengan menyamar dan lebih rela menjadi buronan, dicari-cari polisi dan intel. Kalo kata saya sih cuman cari sensasi saja.

Kalau mau lebih ditelusuri lagi..hampir dari selurus kasus terorisme di indonesia juga di seluruh negara-negara di dunia, inti kasusnya banyak yang mendasarkannya dengan mengatasnamakan agama. Kadang saya suka kesel sama Teroris Pengecut ini kalo mereka sudah mengikutkan nama agama dalam aksi-aksinya. Mereka sudah membuat image agama menjadi jelek. Khususnya ISLAM. Dengan penafsiran serampangan mereka sudah melegalkan tindakan-tindakan yang biadab dengan nama ISLAM. Demi ISLAM. Demi TEGAKNYA DAULAH. dll. Sehingga apa yang terjadi?? Orang-orang merasa phobia dengan yang namanya ISLAM. Masih ingatkan bagaimana Imam Samudera dan Kawan-kawannya dengan bangga penuh percaya diri merasa mempunyai jasa terhadap ISLAM dengan aksi Terorisnya itu? Kalau menurut saya..mereka itu tak lebih cuma dari manusia-manusia yang telah salah kaprah menempatkan posisi agama diatas hawa nafsunya. Lihat saja dampak dari perbuatan mereka tersebut?? Apakah image islam menjadi harum? Tidak kan? Bahkan mereka telah membuat image ISLAM menjadi buruk karena aksi TERORISME ini. Kehancuran dan Kematian yang tidak diinginkan, entah itu dengan dalih Membunuh Orang Kafir, tapi setahu saya tidak begitu caranya. Memang benar niat yang baik tapi kalo tidak dibarengi dengan cara yang baik juga maka hasilnya tidak akan baik.

Sebenarnya saya tidak antipati sama saudara saya sendiri. Karena saya yakin mungkin niat mereka baik, tapi mereka terlalu buta untuk melihat nilai-nilai kebenaran yang seharusnya mereka dahulukan daripada menuruti apa kata hawa nafsu mereka dengan membunuh jiwa-jiwa dari manusia yang tak berdosa. Maksud saya kalau mereka kafir ya jelas-jelas mereka sudah melakukakan dosa besar. Tapi kan disana terdapat aturan-aturan yang membatasi, jadi kan tidak dengan gampangnya mereka membabi buta membunuh jiwa-jiwa yang tidak dihalalkan untuk dibunuh. Sekarang kan bukan jamannya perang kaya dulu. Turis-Turis dibunuh.. orang-orang bule yang masuk ke Indonesia dengan legal dan mendapatkan izin malah disuguhi bom. Gila kan??

Itulah makanya sekarang ini aksi terorisme telah menjadi issu global yang dampaknya tidak hanya kepada lingkungan tapi juga telah menyinggung aturan-aturan agama yang seharusnya mengharamkan tindak-tindak kekerasan dan aksi-aksi tak bertanggung jawab lainnya yang hanya akan memberikan rasa takut dan perasaan tak aman kepada masyarakat.

Hehe tumben sekali saya membahas ini? Ya soalnya kemarin pas di Walimahannya Fikri. Ustadz Ja’far katanya mau bahas masalah Terorisme di METRO TV. Tapi sekarang ini kayanya Tampang terorisme udah tidak pas kalau disematkan kepada orang yang berjenggot dan celananya ngatung seperti saya. Lihat aja di TV sekarang, Para Terorisnya culun culun kan? Haha seneng saya jadi udah ada alasan kalau ada yang bilang macam-macam tentang tampilan orang-orang yang berjenggot dan celananya ngatung.

Apakah Abang saya terorist?

Apakah Abang saya terorist?

apakah yang pake peci putih ini juga teroris? Bukan gan..itu saya lagi moto😀

Apakah saya juga Terorist?

Apakah saya juga Terorist?

Mungkin Aji temen saya juga lagi dituduh Teloris, Suka makan telor diiris

Mungkin Aji temen saya juga lagi dituduh Teloris, Suka makan telor diiris

Apakah ini sedang rapat teroris? Bukan ini lagi Ijab Qabul gan..

Udah ah..kebanyakan foto. Tar dikira narsis lagi. Foto foto diatas cuma ilustrasi gan..diambil pas tadi ba’da sholat Ashar dan Pas walimahan Fikri kemarin. Hanya untuk menguatkan Alur cerita saja Hehe.

O yah Tausiyah Khutbah Nikah oleh Ustadz Ja’far Umar Thalib bisa teman teman download di sini

Teman teman yang sudah saya kirim hadiah event nya adalah yang berada di Jakarta dan sekitarnya dulu.

Yaitu Bunda Lili, Mbak Ismi dan Mas Topa. Kalau udah sampai tolong konfirmasi ke saya yah^^

hadiah hari ini

hadiah hari ini

Besok Insya alloh menyusul, Mbak Cempaka, Kang Ryan, Mbak Fitri

Makasih.

Salam

83 thoughts on “Terorisme, Sebuah Kejahatan atas nama agama..

  1. kenapa para teroris di indonesia tidak pergi berperang ke medan perang sesungguhnya untuk membela umat islam yang memang nyata-nyatanya teraniyaya…
    eleh, jangan2 gara2 saya berjilbab saya disangka sekretarisnya teroris lagi ^^

    • bener mbak..mereka cuman salah kaprah aja sih..tapi ya berangkat dari salah pemahaman juga ^^ jadinya menyimpang..
      mereka tidak berani mbak kalo harus pergi perang..bisanya y kaya gitu habis lempr bom terus ngumpet..
      hahaha..bisa jadi mbak..sekretaris teroris manis😛

  2. Sekarang yang bikin saya nggak habis pikir, kenapa mereka para teroris selalu pakai atribut2 islam??? (sambil melotot)

    Apa emang “mereka” bersasarkan Islam? Dan kenapa mereka pake acara “pemotongan” dalil – dalil agama segala?!! (kesel)

    Mereka itu bukan orang Islam, tapi hanya oknum2 tertentu yang menyamar jadi “orang Islam”, menggukan atribut Islam, dengan tujuan menjelek2kan agama Islam… (gebukin bantal)

    No SARA, just my opinion gan…..*visss*

    kang… btw.. balik badannya dong??? hehhehhe

  3. Teroris….
    Islam itu rahmatan lil’alamin… Islam penuh kedamaian, bukan terorist…
    Setuju kang… ukses, maaf lama ga BW maklum banyak sibuk OFF

  4. Menurut saya JIHAD mereka salah, kalo aksi bomnya dilakukan di kondisi perang diantara kaum kafir memang tidak masalah
    Namun jika dilakukan di dalm kondisi damai, tidak ada perang, malah menjadikan kondisi jadi tidak menentu, sepertinya tidak dibenarkan

    • betul maskur setuju..
      tapi mengapa masih aja ya dibela..
      padahal tindakan mereka salah..
      kayanya ilmu itu penting supaya tidak salah kaprah y mas? ^^
      salam

  5. betul kang ian, sangat d sayangkn skali klu Teloris eh Teroris sdah mngatasnmakn agama trutama Islam, image Islam d mata dunia mnjdi tidak bagus…
    yg ifin heran ko ilustrasinya pake poto ijab qobul….🙂 slalu ada hubungnya… kang ian…kang ian…😀

    • setuju mas ifin..
      betul..betul..betul..
      hahaha itu sekedar ilustrasi aja bener g ada hubungannya sama syndrom ngebet nikah..
      maafkan jika terjadi kesamaan tempat dan peristiwa wkwkw

  6. karena ulah mereka dahwah islam jd terganggu…

    coba bandingkan orang semakin senang/suka dgn ISLAM atau BENCI/TAKUT setelah kejadian bom2 tsb.

    bahkan orang islam sendiripun curiga klu ada :
    jenggot panjang, celana jinggrang, bathuk belang…hati2 teroris lho…
    apalagi yg pake cadar…

    Naudzubillahimindzalik.

    smoga smua teroris ketangkep smua. Aamiin

    • bener pak..
      ngerasa ya pak hahaha
      jenggot panjang, celana jinggrang, bathuk belang…hati2 teroris lho…😀
      kata2 ust zaenal tuh ehehehe
      amiin..semoga alloh menjaga bangsa indonesia y pak ^^

  7. takut ama yang teror-teror ah kang, bikin ga tenang, agama di bawa-bawa lagi😦
    kalau telor mah ibu-ibu juga dibuat fusing sama harganya yang naik turun😀.

  8. betul betul betul…teroris memang bikin rese’saja…berjuang tanpa berpikir panjang atas dasar ilmu yang shahih.
    Btw, hati2 diamuk para teroris karena mengatakan teroris itu pengecut (kan mereka berani mati mengebom diri?).
    Mmmm muridnya Pak Ja’far to Dik?..

    • hahaha g papa..sini kalo berani xixi
      bukan mbak..kemarin alhamdulillah aja ketemu di walimahannya sahabat saya dan sempat2 ngobrol2 sm beliau
      makasih y mbak ^^

  9. aq jengkel juga sama aksi teror yg mengatasnamakan islam… anehnya yg dibom kok hal2 sepele looh… korbannya juga org islam juga… aq pernah nangis dalam hati, polisi yg jaga kedubes australi, yg jadi korban bom itu, kini dia cacat seumur hidup, jadi kek org gagu, dia hanya bisa mengenang dulunya dia adalah seorg polisi yg gagah,… dan tau gak kalian… dia adalah seorg MUSLIM juga…😦

    diantara org2 non muslim juga mereka kadang ga tau apa2 ttg apa yg diproteskan oleh para teroris tersebut… kalo mo neror langsung aja tuh ke para atasan/pemimpin2 besar negara2 yg mereka jadikn bulan2an… krn pd dasarnya ini perang ambisi n kepentingan, blom perang antar umat beragama itu sendiri..

  10. Iya ya..
    wonk melakukan kejahatan kok atas nama agama..
    Padahal agama islam khan ga’ mengajarkan seperti itu!!!
    Emang kebangetan tuh orang ya…

    Pak hanzha hati2 tuh ntar disangka teroris coz muka n pakaian hampir sama… ^_^

  11. selamat pagi.

    ah, teroris.

    menurut saya, mereka adalah sekumpulan manusia yg masa kecilnya kurang bahagia,
    jadi waktu gede, mainnya petasan2 gak jelas itu.

    terima kasih dan mohon maaf😮

    • hehehe untung saya kecil dulu suka main petasan
      tapi yang mainin ya sodara sodara saya
      saya mah takut..
      apalagi harus memegang bom😀
      makasih atas kunjungannya ^^

  12. Bismillah.
    setelah membaca ini, ada beberapa hal yang ingin saya ajukan .
    apa definisi terorisme?
    apakah secara tidak langsung kang ian memvonis mereka, sebut saja imam samudera dan kawan-kawannya yang sesama muslim sebagai teroris?
    lalu kalau begitu seperti apakah mujahid itu?

    terlalu berlebihan media di Indonesia saat ini, kalau terorisme itu semisal pengeboman, sudah sejak lama itu ada, dan kok gaungnya terorisme baru sekarang? dan selalu menyudutkan Islam. mereka, para media memaparkan dan membuat prasangkan begini dan begitu kepada umat Islam, dan pada akhirnya kita sesama umat Islam jadi saling menjatuhkan, tidak saling mendukung .

    jangan mudah percaya dengan media televisi dan berita di koran-koran . sengaja, barat dalam hal ini kafir harbi menyuarakan isu terorisme untuk menyudutkan dan menjatukan Islam . padahal, kalau di itung-itung, kita analisis maka, lebih banyak kafir harbi yang membom orang-orang Islam diseluruh dunia . coba, berita di kita sangat timpang, kalau ada agama lain berbuat cela tidak pernah di gaungkan, tapi jika Islam yang itu pun baru katanya, tapi sudah digaungkan begini dan begitu . na’uzubillah . mereka sudah jadi corong barat! densus 88 wajib dibubarkan . membunuh seenaknya, dalam Islam ada hukuman mati, tapi tidak maen tembak, harus diadili dan syarat serta rukunnya terpenuhi .

    katakanlah : kami mujahid!

    jangan takut dikatakan teroris, merekalah yang teroris!

    dalam hal ini saya bukan mendukung tindakan mereka yang memang keliru karena salah sasaran . walau begitu, jihad harus tetap diteruskan, demi tegaknya kalimah ALLAH di muka bumi ini . wa allahu a’lam

    • bismillah..
      emang kang usup g baca y di awal postingan saya ketengahkan definisi teror itu sendiri? terlepas dari seluruh kejadian yang telah terjadi sekarang ini.
      kalau bukan teroris apa yah? mujahid? sungguh yang melabeli seorang telah berjihad apalagi menggelari syahid adalah Alloh dan Rasul-Nya jika telah terpenuhi syarat syaratnya.
      Sungguh jihad adalah perkara yang sangat besar, ia tidak bisa sembarangan dan serampangan dipegang oleh orang-orang kecil. Ia harus bersama dibawah bimbingan ulil amri dan ulama. Tau apa kita tentang jihad? Sungguh masih banyak perkara yang harus didakwahkan, masalah tauhid, lihatlah syrik dimana mana, orang sholat tapi gak tahu sholat yang bener kaya gimana..itu harusnya yang didakwahkan oleh imam samudera dkk jika ia merasa ingin menegakan kebenaran. Orang di luar islam aja mengecam tindakan kekerasan apalagi islam agama yang hanif dan lurus ia terbatasi oleh syarat-syarat jika harus dihadapkan dengan perang dan jihad. Gak asal naro bom disembarang tempat.
      Jangan pernah menyalahkan media, media memang seperti itu keadaannya, terlepas dari berbagai kepentingan yang ada didalamnya. Sungguh yang harus diperbaiki adalah dari diri kita sendiri. Kita mau memperbaiki atau tidak? Kalau tidak ada aksi semacam itu tidak akan mungkin terjadi sebuah kecaman terhadap islam karena nyatanya mereka semua mengatasnamakan islam. apakah tindakan itu dibenarkan?
      Sudah sunnatullah kang dari jaman dulu juga semenjak Rasulullah berdakwah, rongrongan dari kafir itu sudah jelas tapi bagaimana sikap Rasulullah itulah yang harus kita teladani. Jadi jangan pernah menyalahkan juga yang penting kita sudah merasa benar gak ada di jalan dan koridor-Nya.
      Saya setuju dengan pemerintah yang begitu antusias memberantas tindak terorisme. Dan saya kira pemerintah tahu bagaimana dan siapa sebenarnya para teroris itu. Alhamdulillah kami hingga saat ini berlepas diri walau pemberitaan di media masa menyangkut nyangkutkan dengan kami. tapi fakta yang mengatakan karena itu cuma sebuah tuduhan tanpa bukti saja, justru kita telah mengeluarkan statement tentang dukungan kita kepada pemerintah dan aparat untuk sama sama menjaga keamananan dari bahaya terorisme.
      Walau dalam faktanya pemerintah sempat melakukan kesalahan tapi itu bukan dosa kita itu tanggung jawab pemerintah. Biarkanlah urusan ini kita serahkan kepada ahlinya.
      Urusan kita adalah terus belajar dan belajar supaya faham apa dan bagaimana islam yang benar itu. saya dalam hal ini dalam rangka berdakwah dan menjelaskan kepada ummat fakta fakta yang ada sehingga tidak terjadi stigma yang menyimpang dalam hal ini kepada ISLAM atas perlakuan beberapa orang yang telah salah kaprah dalam memahami jihad.
      Makasih atas tanggapannya.
      Mohon maaf jika salah dalam menjawab
      Barokallahu fika

  13. bagi otak saya masalah ini g begitu membingungkan…
    jadi kesimpulannya masalah ideologi itu mmg sulit di terima oleh akal sehat….
    nice posting…

    salam, ^_^

    • hehe g gitu juga mas
      justru dengan adanya agama dan syariat hidup akan mudah dan teratur karena segala sesuatu ada tuntunannya ^^
      salam..
      makasih dah berkunjung

  14. teroris? kelaut aje deh
    bisanya cuma merugikan
    bawa-bawa nama agama,
    bilang Allahuakbar tapi malah ngebom
    mencoreng nama baik islam tuh

    salam knal ya bang
    baru mampir nih

  15. itulah sebagian ‘fitnah’ yang hinggap pada umat Islam sekarang…
    banyak orang yang mengaku Islam tapi melakukan tindakan ‘teroris’ yangmelihatkan tata cara yang tidak tepat, apakah Islam mengajarkan itu???

    kalaulah ‘teroris’ ini ingin berjihad, ‘berperanglah’ di daerah konflik, jangan berada di negeri yang ‘bisa’ dikatakan damai…
    janganlah begitu mudahnya menumpahkan darah manusia tanpa alasan…
    janganlah berjihad karena kemarahan yang amat sangat, karena pasti akan lebih banyak membawa bencana…

    -wallahu a’lam-

    *hanya menuliskan unek2 saya nih kang ian…hehehe😀

    Allahu Akbar!!! semoga Islam kembali berjaya, menjadi kebaikan bagi umat manusia…, salam🙂

  16. Pingback: Kangen Masakan Padang « 121n4

  17. wahh…cerita tentang teroris ya…
    hmm…yup,,,Teroris mencemarkan nama baik Islam saja…
    saya benci teroris yang sudah mengganggu ketenangan Indonesia…

    btw,,,skrg saya panggil kang ian saja ya…bukan mas ian lagi…biar sesuai gitu…
    Kang ian kok bisa update terus sih tiap hari? udah kuliah, kerja lagi…BW n update blog juga bisa…
    jangan2 ga pernah tidur ni…😀

    • hehehe terserah uni aja mau manggil apa..yang penting uni senang xixixi
      haha karena saya kerjanya duduk di depan komputer terus jadi wajar lah rajin hehehe
      makasih..ya tidur lha..tidurnya juga depan komputer😀

  18. Perang opini…Kalau kita merasa tidak berbuat salah, majulah terus sampai pesan yg kita sampaikan dalam opini kita itu membumi. Perbuatan makar tidak akan berjaya ! Pencetus teroris pun akan lenyap….

  19. Apa ya yang harus dikomentarin. Soalnya aku nggak terlalu paham masalah yang kaya gini. Cuma aku hanya menyayangkan saja, mahasiswa yang didoktrin untuk jadi obyek sebagai pelaku bom bunuh diri dengan diiming-imingi surga sungguh menyedihkan. Sepertinya bosan hidup atau pengen mendapatkan pasport kilat menuju surga ya (versi mereka) ?

    Melihat foto2 diatas, aku makin penasaran, bagaimana sih sosok ian sebenarnya kalau dilihat dari depan. Ini yang dilihatkan dari belakang terus. Benarkah handsome seperti yang ia promosikan selama ini. Hahaha:mrgreen:

    • ya biasalah semuanya juga perlu jalan pintas😀
      hahaha..ternyata bukan bikin penasaran para sister blogger aja y..brother bloggernya juga😀
      saya misterius..biar keren gitu loh ^^
      nanti kalo tau orangnya g asiklagi dong😛

      • Saya tidak setuju dengan cara – menurut saya tidak harus seperti itu menegakkan Islam – semuanya kembali ke niat – itu menurut saya.

        Saya setuju dengan ‘kemisteriusan’ – karena asiknya blogging adalah bisa berkomunikasi dengan lintas umur lintas background lintas area lintas minat dsb😀😀

  20. sedihnya orang2 terlanjur menggeneralisir, Islam dgn teroris.
    padahal mereka hanyalah oknum yg justru patut dikasihani, krn pemahaman yg salah ttg Islam itu sendiri.
    slam adalah agama yg indah, lembut, tdk menyukai kekerasan
    salam

  21. Pingback: Apakah Indonesia Negara Kafir? « Abu Hanzhalah Reflection

  22. Pingback: Perhatikan Etika dalam Blogging « Abu Hanzhalah Reflection

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s